Pengurus dan pelatih PSSI sedang semangat betul ingin memainkan pemain-pemain sepakbola luar negeri keturunan Indonesia, lalu nantinya akan dipindahwarganegarakan menjadi WNI agar seterusnya bisa membela tim nasional Indonesia, isitilah umumnya saat ini adalah naturalisasi. Tentunya pemain-pemain keturunan Indonesia ini diharapkan dan diwajibkan memiliki skill, pengetahuan dan attitude yang lebih baik dari stok pemain-pemain sepakbola yang ada saat ini di Indonesia.
Apa mau dikata .. di negara-negara jago sepakbola saja hal itu lazim dilakukan seperti Jerman, Italia, Prancis, Inggris dan lain-lain.
walau serupa tapi aga tak sama..sebagai gambaran, dibidang industri naturalisasi ini sejenis dengan toll manufacturing, dibidang ketenagakerjaan lebih dikenal dengan istilah outsourcing. sebelumnya saya lebih kenal dan nyaman dengan istilah maklun, yaitu meng-pihak ketiga-kan proses produksi menjadi bahan jadi. Pokonya kita tinggal siapkan spesifikasi produk jadi, formulasinya selebihnya untuk urusan alat, bahan, mesin, prosedur produksi, kita serahkan ke pihak ketiga tersebut.
Kalau saya boleh memilih, untuk saat ini menurut saya sebaiknya untuk pemain timnas PSSI, modelnya toll manufacturing saja. jadi kita siapkan bahan bakunya dari sini, kita siapkan spesifikasi pemain yang diharapkan lalu kita cari negara (baca :pabrik) untuk bisa memproduksi mereka menjadi produk jadi yang sesuai dengan spesifikasi yang kita minta sebelumnya. tidak perlu satu tim penuh seperti halnya proyek primavera dulu, tapi kita bisa bagi-bagi ke negara berdasarkan spesialisasi ahlinya. misal untuk urusan kiper sepertinya italia memiliki orang-orang terbaik seperti dino zoff, walter zenga, buffon.. nah bahan baku kiper ini kita serahkan ke mereka untuk diolah. untuk striker ke Brazil, pemain tengah ke Spanyol, pemain belakang ke Perancis dan seterusnya.
Model naturalisasi sebaiknya kita terapkan di sektor-sektor pelayana publik, anggota dewan, aparat, pejabat daerah, walikota, bupati, kepala dinas dan lain sebagainya termasuk jangan lupa adalah pengurus PSSI. Stok yang ada sekarang dilakukan garage sale saja, siapa tahu masih ada yang negara-negara yang berminat membeli. Kalau perlu kita beri promo misalnya Jual Nurdin Halid dapat handuk, Jual Nugraha Besus dapat mug, jual fauzi bowo dapat banjir, beli 5 anggota dewan dapat gratis 100 kasus korupsi.
heu.
Friday, October 08, 2010
Thursday, September 16, 2010
lebaran
Ramadhan telah usai, kegembiraan lebaran tak bisa saya tahan dan pendam. Jauh Lebih tidak bisa tahan dibandingkan dengan tidak bisa BAB selama 15 hari sekalipun, jauh lebih gembira dari menang dibanding ditangkapnya 26 politisi karena penyuapan pemilihan pejabat BI, apalagi jika dibandingkan dengan menang SDSB sekalipun.
Istimewanya lebaran buat saya memang tidak terkira, mulai dari Solat Id-berkeliling kampung atau didatangi tetangga di kampung untuk bermaap-mapan-sungkeman- pake baju baru- berkumpul dengan keluarga, indah semua. Entah kebetulan,karena saking gembiranya tak terkira ini, rasanya meminta maap di hari lebaran jadi lebih mudah dan ikhlas dibanding hari-hari biasa, mungkin semudah anggota DPR melakukan studi banding ke luar negeri.
Oleh karena itu degan sangat semangat dan penuh ikhlas saya hubungi orang-orang yang sering bersinggungan ataupun jarang dengan saya baik dalam sehari-hari bekerja, beraktivitas dan berkomunitas baik lewat telpon, kirim sms, BBM, YM, posting milis dll untuk meminta maap atas kesalahan-kekhilafan-ketidak sengajaan-kesengajaan kepada. Walau sedikit butuh birokrasi dan alat bantu teknologi rasanya meminta maap di hari lebaran sangatlah menyenangkan.
Beda halnya dengan meminta maap, saya rasakan memaapkan lebih susah dibanding meminta maap itu sendiri, jauh lebih berat juga dibanding meminta naik gaji atau minta tambahan diskon kepada principal, memaapkan jauh lebih sulit dibanding soal-soal UMPTN, dan terasa jadi lebih rumit dan birokratif seperti bikin SIM atau perpanjangan STNK. Berabenya lagi memaapkan harus kita sendiri yang melakukan tidak bisa pake calo, joki atau di-surat kuasa-kan.
Apa boleh buat, saya harus sekuat tenaga dan ikhlas dalam urusan memaapkan ini. Bahkan Jibril telah berdoa kepada Allah yang di-amin-kan oleh nabi Muhammad SAW untuk tidak mengampuni dosa Suami istri yang tidak saling memaapkan, Anak yang durhaka dan tidak meminta maap kepada orang tuanya, dan orang-orang yang tidak saling bermaapan dan menjaga silaturahmi. Andaikan saya hidup di jaman Nabi dan diberi kesempatan memberikan usul untuk tambahan doa malaikat Jibril, saya akan mengusulkan agar Allah SWT tidak memaapkan :
1.Orang yang korupsi BLBI, Century, Pertamina, PLN, Kimia Farma, penggelap pajak, dan lain-lainnya yang berhubungan dengan hidup orang banyak , serta aparat dan presiden yang membiarkan kasusnya berlarut-larut. kalaupun dimaapkan sebelumnya saya ingin mengarak dulu keliling kota tanpa busana.
2.Markus di kepolisian-kehakiman-kejaksaan, makelar tender di partai politik- DPR-walikota-gubernur- rumah sakit –dinas kesehatan dll yang jauh lebih menyakitkan hati saya dibanding kegagalan Roberto Baggio dalam mengeksekui penalty di final piala dunia 1994.
3.Ketua umum PSSI, yang susah sekali turun dari jabatanya padahal PSSI tidak pernah membawa gelar juara dan banyak sekali alesan pembenarannya.
Ya Allah semoga saya diberikan kekutan agar mudah memaapkan dan menjadi orang yang bersyukur atas segala sesuatu..
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Minal Aidin Wal faidzin..
Istimewanya lebaran buat saya memang tidak terkira, mulai dari Solat Id-berkeliling kampung atau didatangi tetangga di kampung untuk bermaap-mapan-sungkeman- pake baju baru- berkumpul dengan keluarga, indah semua. Entah kebetulan,karena saking gembiranya tak terkira ini, rasanya meminta maap di hari lebaran jadi lebih mudah dan ikhlas dibanding hari-hari biasa, mungkin semudah anggota DPR melakukan studi banding ke luar negeri.
Oleh karena itu degan sangat semangat dan penuh ikhlas saya hubungi orang-orang yang sering bersinggungan ataupun jarang dengan saya baik dalam sehari-hari bekerja, beraktivitas dan berkomunitas baik lewat telpon, kirim sms, BBM, YM, posting milis dll untuk meminta maap atas kesalahan-kekhilafan-ketidak sengajaan-kesengajaan kepada. Walau sedikit butuh birokrasi dan alat bantu teknologi rasanya meminta maap di hari lebaran sangatlah menyenangkan.
Beda halnya dengan meminta maap, saya rasakan memaapkan lebih susah dibanding meminta maap itu sendiri, jauh lebih berat juga dibanding meminta naik gaji atau minta tambahan diskon kepada principal, memaapkan jauh lebih sulit dibanding soal-soal UMPTN, dan terasa jadi lebih rumit dan birokratif seperti bikin SIM atau perpanjangan STNK. Berabenya lagi memaapkan harus kita sendiri yang melakukan tidak bisa pake calo, joki atau di-surat kuasa-kan.
Apa boleh buat, saya harus sekuat tenaga dan ikhlas dalam urusan memaapkan ini. Bahkan Jibril telah berdoa kepada Allah yang di-amin-kan oleh nabi Muhammad SAW untuk tidak mengampuni dosa Suami istri yang tidak saling memaapkan, Anak yang durhaka dan tidak meminta maap kepada orang tuanya, dan orang-orang yang tidak saling bermaapan dan menjaga silaturahmi. Andaikan saya hidup di jaman Nabi dan diberi kesempatan memberikan usul untuk tambahan doa malaikat Jibril, saya akan mengusulkan agar Allah SWT tidak memaapkan :
1.Orang yang korupsi BLBI, Century, Pertamina, PLN, Kimia Farma, penggelap pajak, dan lain-lainnya yang berhubungan dengan hidup orang banyak , serta aparat dan presiden yang membiarkan kasusnya berlarut-larut. kalaupun dimaapkan sebelumnya saya ingin mengarak dulu keliling kota tanpa busana.
2.Markus di kepolisian-kehakiman-kejaksaan, makelar tender di partai politik- DPR-walikota-gubernur- rumah sakit –dinas kesehatan dll yang jauh lebih menyakitkan hati saya dibanding kegagalan Roberto Baggio dalam mengeksekui penalty di final piala dunia 1994.
3.Ketua umum PSSI, yang susah sekali turun dari jabatanya padahal PSSI tidak pernah membawa gelar juara dan banyak sekali alesan pembenarannya.
Ya Allah semoga saya diberikan kekutan agar mudah memaapkan dan menjadi orang yang bersyukur atas segala sesuatu..
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H
Minal Aidin Wal faidzin..
Friday, September 10, 2010
Takbiran
Besok Lebaran, karenanya malam ini seharusnya saya takbiran. Tapi apa daya untuk melakukannya di mesjid seperti masa kanak-kanak dulu rasanya terlalu banyak hambatan. Iya, ironis.. seharusnya semakin bertambah umur semakin meningkat pula kegiatan dan aktivitas yang berhubungan dengan ajaran Rosul, salah satunya takbiran di mesjid, faktanya hal itu lebih semangat dilakukan di masa kanak-kanak dulu dibanding sekarang. Saya engganmembayangkan bagaimana berlinangnya air mata Rosul melihat pemuda seperti saya yang lebih memilih takbiran di rumah dibanding di mesjid.
Ada beberapa hal hambatan dan rintangan saya untuk melakukan takbiran di mesjid, yaitu :
1.bapak-bapak yang takbiran di mesjid biasanya sudah cukup umur dan cukup ilmu agamanya. Untuk memberikan variasi kegiatan di sela-sela takbiran seperti diskusi masalah politik, gosip artis atau hanya sekedar bertukar aplikasi BB rasanya akan sangat sulit.
2.Saya juga tidak terlalu banyak kenal dengan Bapak-Bapak yang takbiran di mesjid, jadi untuk mengkudeta mikrofon agar saya gunakan untuk berorasi dalam rangka mengggugah hak control masyarakat terhadap rencana pembangunan gedung DPR yang menghabiskan 1,6 T atau mengingatkan masyarakt untuk tidak melupakan kasus bank century dan kasus BLBI rasanya aga ngelunjak juga.
3.Acara televisi memberikan rasa penasaran yang sangat mendalam buat saya dalam hal mengemas takbiran dimasa kini ; panggung megah, lampu sorot mewah dan diisi artis yang mendadakberpakaian seperti sudah seperti alim ulama yang khatam 30 juz dalam satu kali solat taraweh, padahal setelah dia bernyanyi dia lalu berteriak..’boleh minta tepuk tangannya semua..’ –kata2 yang tidak pernah saya dengar keluar dari mulut Bapak-bapak yang takbiran di mesjid.
Buat saya -yang selalu tampil sebagai pahlawan pembela pembenaran- mau melakukan takbiran di mesjid, di rumah, atau di pusat perbelanjaan, Hari Raya Idul Fitri adalah milik semua orang, baik yang puasanya penuh sebulan atau tidak, untuk kaum muslim atau bukan, PJKA, Damri, maskapai penerbangan, juga milik pemilik toko, milik bos hipermarket, penjual daging, penjual ketupat, preman pasar, penembak misterius, kelompok kapak merah, Akbar Tanjung, Ajat Sudrajat, Roma Irama dan soneta, remaja ataupun dewasa, semua menyambut dengan rasa suka cita dan bergembira, entah karena motif ekonomi, motif pembaharuan baju lebaran atau karena cuti panjang.
Tapi sebetulnya ada golongan yang masih berharap-harap cemas ditengah kebahagiannya Idul Fitri karena masih menunggu kebijakan Menkominfo dalam blokir memblokir situs tertentu, apakah masih berlaku atau tidak. Lalu yang juga harusnya harap-harap cemas adalah pemerintah, karena selama ini masyarakat (terutama saya) menahan diri untuk berkata-kata kasar atas kegoblokan diplomasinya dengan Malaysia, atas kasus century yang tak kunjung selesai, dan atas remisi terhadap para koruptor yang segampang ‘sale lebaran’ dan ‘midnight sale’.
Apapun, mari di malam ini kita panjatkan puja puji kehadirat Allah yang Maha Suci, kesalahan hanya milik manusia, dan kegoblokan hanya milik pemerintah Indonesia.
Maha Besar Allah, Allah Maha Pengampun, Maha suci Allah . Tiada Tuhan selain Allah.
Ada beberapa hal hambatan dan rintangan saya untuk melakukan takbiran di mesjid, yaitu :
1.bapak-bapak yang takbiran di mesjid biasanya sudah cukup umur dan cukup ilmu agamanya. Untuk memberikan variasi kegiatan di sela-sela takbiran seperti diskusi masalah politik, gosip artis atau hanya sekedar bertukar aplikasi BB rasanya akan sangat sulit.
2.Saya juga tidak terlalu banyak kenal dengan Bapak-Bapak yang takbiran di mesjid, jadi untuk mengkudeta mikrofon agar saya gunakan untuk berorasi dalam rangka mengggugah hak control masyarakat terhadap rencana pembangunan gedung DPR yang menghabiskan 1,6 T atau mengingatkan masyarakt untuk tidak melupakan kasus bank century dan kasus BLBI rasanya aga ngelunjak juga.
3.Acara televisi memberikan rasa penasaran yang sangat mendalam buat saya dalam hal mengemas takbiran dimasa kini ; panggung megah, lampu sorot mewah dan diisi artis yang mendadakberpakaian seperti sudah seperti alim ulama yang khatam 30 juz dalam satu kali solat taraweh, padahal setelah dia bernyanyi dia lalu berteriak..’boleh minta tepuk tangannya semua..’ –kata2 yang tidak pernah saya dengar keluar dari mulut Bapak-bapak yang takbiran di mesjid.
Buat saya -yang selalu tampil sebagai pahlawan pembela pembenaran- mau melakukan takbiran di mesjid, di rumah, atau di pusat perbelanjaan, Hari Raya Idul Fitri adalah milik semua orang, baik yang puasanya penuh sebulan atau tidak, untuk kaum muslim atau bukan, PJKA, Damri, maskapai penerbangan, juga milik pemilik toko, milik bos hipermarket, penjual daging, penjual ketupat, preman pasar, penembak misterius, kelompok kapak merah, Akbar Tanjung, Ajat Sudrajat, Roma Irama dan soneta, remaja ataupun dewasa, semua menyambut dengan rasa suka cita dan bergembira, entah karena motif ekonomi, motif pembaharuan baju lebaran atau karena cuti panjang.
Tapi sebetulnya ada golongan yang masih berharap-harap cemas ditengah kebahagiannya Idul Fitri karena masih menunggu kebijakan Menkominfo dalam blokir memblokir situs tertentu, apakah masih berlaku atau tidak. Lalu yang juga harusnya harap-harap cemas adalah pemerintah, karena selama ini masyarakat (terutama saya) menahan diri untuk berkata-kata kasar atas kegoblokan diplomasinya dengan Malaysia, atas kasus century yang tak kunjung selesai, dan atas remisi terhadap para koruptor yang segampang ‘sale lebaran’ dan ‘midnight sale’.
Apapun, mari di malam ini kita panjatkan puja puji kehadirat Allah yang Maha Suci, kesalahan hanya milik manusia, dan kegoblokan hanya milik pemerintah Indonesia.
Maha Besar Allah, Allah Maha Pengampun, Maha suci Allah . Tiada Tuhan selain Allah.
Tuesday, September 07, 2010
obat bius
Dalam satu minggu ini saya menerima pesan-pesan seperti ini :
‘Info penting! Hati2 sehabis ambil uang di atm dan nemuin bapa2 atau ibu2 yang ga kita kenal yg pura2 nanyain brg ketinggalan or whatever di dlm atm yg bertujuan agar kita masuk lagi kea tm. Jgn pernah mau !! Lansung jawab TIDAK dan segeralah pergi, karena udah kjadian bbrpa org terhipnotis di atm nya. Sebarkan berita ini, spy teman2 yg kita kasihi terhindar dari penipuan ini ..’
juga seperti ini ..
‘To All !Hati2 di tempat parkir, ada modus jual parfum keliling, mereka maksa untuk tes wanginya, ternyata itu obat bius.. please forward to other friend’

Yang ga kalah seremnya ..
“hati2!! Kalau turun dari mobil lalu ada seseorang yang mendekat dan menawari ini itu, dia akan membius anda dan anda bisa memperkirakan apa yang akan terjadi selanjutnya..sebarkan hal ini demi kebaikan kita semua”.
Membaca pesan-pesan tersebut saya rasa yang namanya pencuri/perampok/ penjahat -apapun sebutan seburuk-buruknya untuk mereka- sekarang ini sudah semakin cerdas dan bernas dalam melakukan pekerjaanya. Entah kapan mereka belajar dari Hermawan Kertajaya atau Renald Kasali, tapi mereka sangat segmented dan focus dalam menggarap target marketnya, positioning tepat dengan taktik jitu. Mereka memberi nilai tambah kepada costumernya yaitu dengan tidak memberikan cacat fisik dan trauma berlebihan ketika dirampok/dicuri. Sepertinya yang teman saya (entah panji entah bukan) bilang bahwa bius / hipnotik memberikan efek nyaman kepada korban, mereka bisa mencapai tingkatan deep sleep yang sesungguhnya ketika terbius, padahal pada saat bersamaan saat ini di Indonesia Insomnia (susah tidur) menyerang 10% dari total penduduk Indoneisia.
Dan mari kita hitung efektivitasnya, jika seorang pencopet mencopet sebuah dompet pria, apalagi saya, mungkin yang mereka dapat hanya uang cash paling besar Rp. 200.000, lalu bon-bon dan kuitansi yang sudah tidak kalah tebalnya dengan skripsi s1, kartu kredit yang sudah di blok serta kartu debit yang no PIN nya jelas-jelas sulit dilacak kecuali ada yang tahu tanggal lahir presiden Soeharto. Begitupun dengan penjambret yang berhasil menjambret ibu-ibu yang gemar memakai kalung, rasanya juga harus sering2 main ke melawai untuk melihat bagaimana semprot emas yang begitu halus, kalung 1 gr bisa tampak menjadi 15 kg. Tapi coba bandingkan dengan taktik bius/hipnotis kepada pengendara mobil yang baru turun dari mobilnya seperti kasus diatas, setidaknya si pembius akan mendapatkan mobil lengkap dengan STNK , dompet beserta isinya, gadget : Blackberry - Iphone, laptop , DSLR + lensa, dan lain-lain isi dimobil tsb. Dengan resiko dihakimi masa dan atas nama efisiensi, alangkah bernasnya pilihan para pencuri/ perampok/penjambret mengalihkan modusnya ke bius/hipnotis ini.
Oleh karena itu marilah kita mewaspadai segala bentuk percobaan bius/hipnotis terhadap diri kita dan sebagainya dengan tujuan agar harta kekayaan kita tidak tercuri. Mengingat brand image profesi pencuri pun semakin menghalus, dari yang asalnya dipersepsikan dengan muka sangar- otot baja -rambut gondrong-mata satu, sekarang si penjahat sudah tidak bisa dipersepsikan dengan dandanan factual, mereka lebih modis, masuk di segala kalangan, dan tidak perlu biaya banyak untuk tato dan beli anting-anting atau kalung rante. Aktivis anti gender juga menemui hasilnya di sector riil ini, para pelaku sekarang tidak lagi dikuasai oleh satu gender tapi sudah cukup merata, hanya perbandingannya saja yang belum terevaluasi. Pencuri/perampok ini pun sudah tidak sah lagi disebut sebagai sebuah ‘profesi’, tapi mungkin lebih cocok disitilahkan sebagai ‘soul’, karena kerap profesi ini dilakukan secara ‘double’ bersamaan dengan pekerjaan sebagai pegawai pajak, panitia tender, pemilik proyek , penyusun anggaran, dan anggota dewan..
Harusnya dulu saya dan masyarakat kita mendapatkan pesan seperti ini juga :
“ hati2.. pembiusan massa dengan cara menghipnotis kita dengan janji-janji manis dan harapan yang mengada-ada di podium kampanye atau selebaran pamphlet serta spanduk-baligo yang mentereng.. uang anda akan digasak untuk alasan dana aspirasi, rumah aspirasi serta pembangunan gedung baru yang berisi tempat spa-kolam renang-sauna dan fitness centre”

-gambar2 masih disumbang mbah google
‘Info penting! Hati2 sehabis ambil uang di atm dan nemuin bapa2 atau ibu2 yang ga kita kenal yg pura2 nanyain brg ketinggalan or whatever di dlm atm yg bertujuan agar kita masuk lagi kea tm. Jgn pernah mau !! Lansung jawab TIDAK dan segeralah pergi, karena udah kjadian bbrpa org terhipnotis di atm nya. Sebarkan berita ini, spy teman2 yg kita kasihi terhindar dari penipuan ini ..’
juga seperti ini ..
‘To All !Hati2 di tempat parkir, ada modus jual parfum keliling, mereka maksa untuk tes wanginya, ternyata itu obat bius.. please forward to other friend’

Yang ga kalah seremnya ..
“hati2!! Kalau turun dari mobil lalu ada seseorang yang mendekat dan menawari ini itu, dia akan membius anda dan anda bisa memperkirakan apa yang akan terjadi selanjutnya..sebarkan hal ini demi kebaikan kita semua”.
Membaca pesan-pesan tersebut saya rasa yang namanya pencuri/perampok/ penjahat -apapun sebutan seburuk-buruknya untuk mereka- sekarang ini sudah semakin cerdas dan bernas dalam melakukan pekerjaanya. Entah kapan mereka belajar dari Hermawan Kertajaya atau Renald Kasali, tapi mereka sangat segmented dan focus dalam menggarap target marketnya, positioning tepat dengan taktik jitu. Mereka memberi nilai tambah kepada costumernya yaitu dengan tidak memberikan cacat fisik dan trauma berlebihan ketika dirampok/dicuri. Sepertinya yang teman saya (entah panji entah bukan) bilang bahwa bius / hipnotik memberikan efek nyaman kepada korban, mereka bisa mencapai tingkatan deep sleep yang sesungguhnya ketika terbius, padahal pada saat bersamaan saat ini di Indonesia Insomnia (susah tidur) menyerang 10% dari total penduduk Indoneisia.
Dan mari kita hitung efektivitasnya, jika seorang pencopet mencopet sebuah dompet pria, apalagi saya, mungkin yang mereka dapat hanya uang cash paling besar Rp. 200.000, lalu bon-bon dan kuitansi yang sudah tidak kalah tebalnya dengan skripsi s1, kartu kredit yang sudah di blok serta kartu debit yang no PIN nya jelas-jelas sulit dilacak kecuali ada yang tahu tanggal lahir presiden Soeharto. Begitupun dengan penjambret yang berhasil menjambret ibu-ibu yang gemar memakai kalung, rasanya juga harus sering2 main ke melawai untuk melihat bagaimana semprot emas yang begitu halus, kalung 1 gr bisa tampak menjadi 15 kg. Tapi coba bandingkan dengan taktik bius/hipnotis kepada pengendara mobil yang baru turun dari mobilnya seperti kasus diatas, setidaknya si pembius akan mendapatkan mobil lengkap dengan STNK , dompet beserta isinya, gadget : Blackberry - Iphone, laptop , DSLR + lensa, dan lain-lain isi dimobil tsb. Dengan resiko dihakimi masa dan atas nama efisiensi, alangkah bernasnya pilihan para pencuri/ perampok/penjambret mengalihkan modusnya ke bius/hipnotis ini.
Oleh karena itu marilah kita mewaspadai segala bentuk percobaan bius/hipnotis terhadap diri kita dan sebagainya dengan tujuan agar harta kekayaan kita tidak tercuri. Mengingat brand image profesi pencuri pun semakin menghalus, dari yang asalnya dipersepsikan dengan muka sangar- otot baja -rambut gondrong-mata satu, sekarang si penjahat sudah tidak bisa dipersepsikan dengan dandanan factual, mereka lebih modis, masuk di segala kalangan, dan tidak perlu biaya banyak untuk tato dan beli anting-anting atau kalung rante. Aktivis anti gender juga menemui hasilnya di sector riil ini, para pelaku sekarang tidak lagi dikuasai oleh satu gender tapi sudah cukup merata, hanya perbandingannya saja yang belum terevaluasi. Pencuri/perampok ini pun sudah tidak sah lagi disebut sebagai sebuah ‘profesi’, tapi mungkin lebih cocok disitilahkan sebagai ‘soul’, karena kerap profesi ini dilakukan secara ‘double’ bersamaan dengan pekerjaan sebagai pegawai pajak, panitia tender, pemilik proyek , penyusun anggaran, dan anggota dewan..
Harusnya dulu saya dan masyarakat kita mendapatkan pesan seperti ini juga :
“ hati2.. pembiusan massa dengan cara menghipnotis kita dengan janji-janji manis dan harapan yang mengada-ada di podium kampanye atau selebaran pamphlet serta spanduk-baligo yang mentereng.. uang anda akan digasak untuk alasan dana aspirasi, rumah aspirasi serta pembangunan gedung baru yang berisi tempat spa-kolam renang-sauna dan fitness centre”

-gambar2 masih disumbang mbah google
Thursday, September 02, 2010
bukber bareng teman kantor dan teman yang pengen diangap teman kantor
Kalau sudah masuk bulan puasa, salah satu momen yang kita tunggu adalah buka puasa bersama.
Walau hari gini sudah ada FB, twitter, YM, Gtalk, BBM, foursquare, multiply, blog dan lain-lain tetap saja kita dianugrahi keinginan untuk bertatap muka secara fisik di buka puasa bersama dan Bulan ramadhan memberikan peluang buat kita untuk bertemu orang –orang yang sudah lama tidak berjumpa, baik itu teman SMA, kuliah, SD, teman kerja lama, atau yang ngaku-ngaku teman lama.
Tidak hanya itu, teman-teman organisasi dan teman yang ngaku-ngaku teman di organisasi, teman-teman komunitas dan teman-teman yang ngaku-ngaku jadi teman dikomunitas, teman-teman kantor dan teman yang pengen dianggap jadi teman dikantor pun tetap saja menjadwalkan waktu untuk berbuka puasa bersama padahal kita cukup sering untuk bertemu mereka.. Keajaiban itulah yang selalu dihadirkan Bulan Ramadhan ini tentunya hanya salah satu dari sekian keajaiban yang lainnya.
dan kal ini pun saya berbuka puasa dengan temen-temen kantor dan teman yang pengen dianggap teman di kantor.
Namun ada beberapa hal yang sebetulnya ironi di buka bersama puasa itu buat saya, yaitu :
1. solat magrib kadang saya paksa untuk di jama' dengan alasan saya seorang musafir (dari bandung, coba cek deh ktp saya) ;
2. sambil nunggu buka kita-kita suka ngobrolin menjurus ke ngomongin teman yang belum hadir atau tidak hadir, atau bahkan ngomongin orang yang gada hubungnanya sama kita seperti seseorang entah dikantor mana nilep uang untuk hadiah pernikahan, atau ngomongin seseorang pejabat dikantor entah kantor mana yang service mobil istrinya ikut diclaimkan ke kantor, padahal ngomongin2 hal itu bisa mengurangi pahala puasa dan menambah haus ;
3. makanan kita pesan dalam jumlah yang banyak banget pdahal gatau siapa yang bayar, nah pas mau bayar dan ada yang bayarin keluarlah jurus pura2 ngeluarin dompet jadi ga terlalu kere keliatannyah (padahal puasa tidak boleh ria).
tetapi walopun bagaimanapun begitupun, buka puasa bersama itu sungguh indah, nikmat, dan romantis. Mudah2an ga cepat berlalu ni bulan puasa..dan kita semua mendapatkan Lailatul Qodr (tampaknya aga sulit kalau keseringan buka puasa bersama :p )
*inilah peserta buka puasa ituh..

*dari kiri atas selvi, tomi, yeyen, frinda, uda prazos..tentunya foto saya tidak usah lah ada disitu..
*sebetulnya suami dan anaknya yeyen yang lucu itu ikut.. tapi potonya nanti saya posting terpisah ya yen..
* ada satu lagi yang ikut, tapi siapa ya.. saya lupa..
tapi inilupa bukan gara2 judulnya di atas lo.. saya hanya lupa, maklum manusia.
Akhirul kalam, saya ucapkan terimakasih banyak buat donatur (yang tidak mau disebutkan namanya disini) yang sudah membuat kita kenyang, senang dan riang..
Informasi mengenai makan apa, rasanya gimana , minumannya enak atau engga saya tidak laporkan.. maklum saya lagi puasa.. lebih baik saya mengabsen asmaul husna daripada mengabsen menu buka puasa. *mantep ga tuh si gua..:p *
Walau hari gini sudah ada FB, twitter, YM, Gtalk, BBM, foursquare, multiply, blog dan lain-lain tetap saja kita dianugrahi keinginan untuk bertatap muka secara fisik di buka puasa bersama dan Bulan ramadhan memberikan peluang buat kita untuk bertemu orang –orang yang sudah lama tidak berjumpa, baik itu teman SMA, kuliah, SD, teman kerja lama, atau yang ngaku-ngaku teman lama.
Tidak hanya itu, teman-teman organisasi dan teman yang ngaku-ngaku teman di organisasi, teman-teman komunitas dan teman-teman yang ngaku-ngaku jadi teman dikomunitas, teman-teman kantor dan teman yang pengen dianggap jadi teman dikantor pun tetap saja menjadwalkan waktu untuk berbuka puasa bersama padahal kita cukup sering untuk bertemu mereka.. Keajaiban itulah yang selalu dihadirkan Bulan Ramadhan ini tentunya hanya salah satu dari sekian keajaiban yang lainnya.
dan kal ini pun saya berbuka puasa dengan temen-temen kantor dan teman yang pengen dianggap teman di kantor.
Namun ada beberapa hal yang sebetulnya ironi di buka bersama puasa itu buat saya, yaitu :
1. solat magrib kadang saya paksa untuk di jama' dengan alasan saya seorang musafir (dari bandung, coba cek deh ktp saya) ;
2. sambil nunggu buka kita-kita suka ngobrolin menjurus ke ngomongin teman yang belum hadir atau tidak hadir, atau bahkan ngomongin orang yang gada hubungnanya sama kita seperti seseorang entah dikantor mana nilep uang untuk hadiah pernikahan, atau ngomongin seseorang pejabat dikantor entah kantor mana yang service mobil istrinya ikut diclaimkan ke kantor, padahal ngomongin2 hal itu bisa mengurangi pahala puasa dan menambah haus ;
3. makanan kita pesan dalam jumlah yang banyak banget pdahal gatau siapa yang bayar, nah pas mau bayar dan ada yang bayarin keluarlah jurus pura2 ngeluarin dompet jadi ga terlalu kere keliatannyah (padahal puasa tidak boleh ria).
tetapi walopun bagaimanapun begitupun, buka puasa bersama itu sungguh indah, nikmat, dan romantis. Mudah2an ga cepat berlalu ni bulan puasa..dan kita semua mendapatkan Lailatul Qodr (tampaknya aga sulit kalau keseringan buka puasa bersama :p )
*inilah peserta buka puasa ituh..

*dari kiri atas selvi, tomi, yeyen, frinda, uda prazos..tentunya foto saya tidak usah lah ada disitu..
*sebetulnya suami dan anaknya yeyen yang lucu itu ikut.. tapi potonya nanti saya posting terpisah ya yen..
* ada satu lagi yang ikut, tapi siapa ya.. saya lupa..
tapi inilupa bukan gara2 judulnya di atas lo.. saya hanya lupa, maklum manusia.
Akhirul kalam, saya ucapkan terimakasih banyak buat donatur (yang tidak mau disebutkan namanya disini) yang sudah membuat kita kenyang, senang dan riang..
Informasi mengenai makan apa, rasanya gimana , minumannya enak atau engga saya tidak laporkan.. maklum saya lagi puasa.. lebih baik saya mengabsen asmaul husna daripada mengabsen menu buka puasa. *mantep ga tuh si gua..:p *
Tuesday, August 31, 2010
itikap
Malam ini adalah malam pertama itikap di bulan suci Ramadhan 2010.
saya lupa kapan terahir saya melakukan itikap di mesjid di bulan ramadhan, saya bahkan lupa sebetulnya saya pernah itikap di bulan ramadhan atau tidak..
Setidaknya malam tadi saya begitu khusyu mendengarkan imam membaca surat-surat yang begitu panjang setelah Surat Alfatihah dibacakan ketika sholat berjamaah, (padahal) kalau saya tidak salah ingat istilah dikampung saya itu untuk surat yang dibacakan setelah surat alfatihah itu adalah surat pendek..
Ya sudahlah setidaknya Imam solat ini begitu indah mendedangkan surat-surat itu.. tapi entah baik atau engga untuk makmum seperti saya yang sangat sulit mencapai tingkatan khusyu yang suka tiba2 kepikiran urusan yang belum selesai, yaitu lagi kepingin beli seperangkat alat kendang lalu membangunkan tetangga untuk sahur dengan tepakan jaipong bajidor kahot, kepikiran urusan belum mencari baju lebaran, kepikiran urusan perang Indonesia - Malaysia kenapa ga lewat titian muhibah kaya dulu aja, urusan lagu ciptaan SBY belum juga masuk top hits masih kalah sama ST 12 padahal SBY bisa mengeluarkan KEPPRES yang mengatur urusan top hits, dan lain-lain dan lain-lain..
untungya saya tidak sempat memikirkan Cut tari lagi bawain Infotainment yang beritanya tentang perceraian Paramita Rusadi-Gunawan .. (gosip tahun berapa ya ini..),
untungnya lagi saya tidak memikirkan Tina Talisa itu dipanggilnya apa, Titin atau Tali.. untuuung saya sedang di bulan Ramadhan yang kata Bapak saya para syaiton diikat selama bulan ini - makanya tidak perlu takut untuk ke kamar mandi sendirian (yang ternyata dogma itu masih juga melekat dipikiran saya sampai sekarang).
setidaknya Hikmah itikap malam ini adalah saya hari ini datang kekantor sangat pagi walau dengan kantuk yang seperti habis menggali galian telkom lalu menutupnya lagi lalu menggalinya lagi untuk galian PLN lalu menutupnya lagi dan menggalinya lagi untuk galian PDAM..
dan setidaknya lagi saya mengartikan itikap tidak seperti saudara Panji (nama bukan sesungguhnya, sumpah! ), di sebuah percakapan dengan pa haji:
panji :' hendak kemana pa haji ? ko sepertinya buru2 ?
ajengan :' mau itikap atuh nji, kamu gakan itikap gituh ? ini kan bulan Romadhon..'
panji : ' ah saya nanti aja pa haji, bulan agustus , lebih besar lho ..'
ajengan : ' emangny ada apa bulan agustus ? ko bisa lebih besar dari itikap ? '
panji : ' kan kalo agustus suka ada dombakap '

(itik)

(domba)
-gambar2 diambil dari mbah google
saya lupa kapan terahir saya melakukan itikap di mesjid di bulan ramadhan, saya bahkan lupa sebetulnya saya pernah itikap di bulan ramadhan atau tidak..
Setidaknya malam tadi saya begitu khusyu mendengarkan imam membaca surat-surat yang begitu panjang setelah Surat Alfatihah dibacakan ketika sholat berjamaah, (padahal) kalau saya tidak salah ingat istilah dikampung saya itu untuk surat yang dibacakan setelah surat alfatihah itu adalah surat pendek..
Ya sudahlah setidaknya Imam solat ini begitu indah mendedangkan surat-surat itu.. tapi entah baik atau engga untuk makmum seperti saya yang sangat sulit mencapai tingkatan khusyu yang suka tiba2 kepikiran urusan yang belum selesai, yaitu lagi kepingin beli seperangkat alat kendang lalu membangunkan tetangga untuk sahur dengan tepakan jaipong bajidor kahot, kepikiran urusan belum mencari baju lebaran, kepikiran urusan perang Indonesia - Malaysia kenapa ga lewat titian muhibah kaya dulu aja, urusan lagu ciptaan SBY belum juga masuk top hits masih kalah sama ST 12 padahal SBY bisa mengeluarkan KEPPRES yang mengatur urusan top hits, dan lain-lain dan lain-lain..
untungya saya tidak sempat memikirkan Cut tari lagi bawain Infotainment yang beritanya tentang perceraian Paramita Rusadi-Gunawan .. (gosip tahun berapa ya ini..),
untungnya lagi saya tidak memikirkan Tina Talisa itu dipanggilnya apa, Titin atau Tali.. untuuung saya sedang di bulan Ramadhan yang kata Bapak saya para syaiton diikat selama bulan ini - makanya tidak perlu takut untuk ke kamar mandi sendirian (yang ternyata dogma itu masih juga melekat dipikiran saya sampai sekarang).
setidaknya Hikmah itikap malam ini adalah saya hari ini datang kekantor sangat pagi walau dengan kantuk yang seperti habis menggali galian telkom lalu menutupnya lagi lalu menggalinya lagi untuk galian PLN lalu menutupnya lagi dan menggalinya lagi untuk galian PDAM..
dan setidaknya lagi saya mengartikan itikap tidak seperti saudara Panji (nama bukan sesungguhnya, sumpah! ), di sebuah percakapan dengan pa haji:
panji :' hendak kemana pa haji ? ko sepertinya buru2 ?
ajengan :' mau itikap atuh nji, kamu gakan itikap gituh ? ini kan bulan Romadhon..'
panji : ' ah saya nanti aja pa haji, bulan agustus , lebih besar lho ..'
ajengan : ' emangny ada apa bulan agustus ? ko bisa lebih besar dari itikap ? '
panji : ' kan kalo agustus suka ada dombakap '

(itik)

(domba)
-gambar2 diambil dari mbah google
Monday, August 30, 2010
konser iwan Fals IKJ
Ini konser terahir bang iwan Road to campus..
Heu bener2 pinuh, cuaca ge ngaheureuyan .. mimitina cerah terus mendung, terus gerimis, mendung deui, ngagebret, terus raat deui..
bakating ku pinuh panggung ge kadang katempo kadang henteu apalagi pas hujan dimana urang nyobaan ngiuh (alesan utama jang melindungi kamera) ..
sedikit oleh2 gambar dari konser road to campus "keseimbangan" Iwan fals 27 Aug 2010

selera boleh bang Iwan, payung mah tetap berbie -->

- fals cilik, 20 tahun kedepan lagu bang iwan masih awet ni kayanya..
wahyu sang penyair

lirik 'opini" -->

- wakil rakyat, masih sesuai sama kondisi sekarang sepertinya lirik ini..

<- libur kecil kaum kusam ..

- ini ni biang kerok nya kaos2 ituh.. -->

- cowo atau cewwe ??
terahir..

dan ini lah membuat kamera saya ngaleos..
Heu bener2 pinuh, cuaca ge ngaheureuyan .. mimitina cerah terus mendung, terus gerimis, mendung deui, ngagebret, terus raat deui..
bakating ku pinuh panggung ge kadang katempo kadang henteu apalagi pas hujan dimana urang nyobaan ngiuh (alesan utama jang melindungi kamera) ..
sedikit oleh2 gambar dari konser road to campus "keseimbangan" Iwan fals 27 Aug 2010

selera boleh bang Iwan, payung mah tetap berbie -->

- fals cilik, 20 tahun kedepan lagu bang iwan masih awet ni kayanya..
wahyu sang penyair

lirik 'opini" -->

- wakil rakyat, masih sesuai sama kondisi sekarang sepertinya lirik ini..

<- libur kecil kaum kusam ..

- ini ni biang kerok nya kaos2 ituh.. -->
- cowo atau cewwe ??
terahir..

dan ini lah membuat kamera saya ngaleos..
Friday, August 27, 2010
panji alam

panji alam,
kenal dikantor dan menjadi teman sampe sekarang..
masih jomblo dan belum kepikiran buat menikah katanya..
dia baik hati dan mudah tersinggung,
hobinya nonton bioskop dan mengaku menggemari sinetron..
sebetulnya tidak ada guna menampilkan foto dia disini,
homo pun saya tidak..
tapi mudah2an rejeki, seperti halnya Shinta dan Jojo..
Thursday, August 26, 2010
Saya dan Opal

Opal,
selau hadir di setiap konser Iwan Fals yang pernah saya hadir, baik di stadion, di Leuwinanggung (rumah bang Iwan), bahkan Hard Rock,
Kalo bang Iwan adalah bintang panggung, kalo Opal adalah bintang penonton,
opal selalu ramah dan tersenyum pada siapapun,
Hidup Opal.. !
Hidup Iwan Fals..!
Friday, November 06, 2009
lahir lagi
Sudah lama ni tidak posting di blog ini..
sempat kepikir untuk pindah ke wordpress atau multiply..
tapi mending kita optimalisasi saja aset lama-lama,
sempat kepikir untuk pindah ke wordpress atau multiply..
tapi mending kita optimalisasi saja aset lama-lama,
Saturday, January 19, 2008
Pesantren & Persib & Mantan Presiden Sakit
Saya cukup terinspirasi oleh sebuah cerita dari Garut.
Begini,
Seorang mentor memberikan tugas kepada santrinya, anak -anak umur 12 tahunan. Dari sekian banyak essay yang dikerjakan oleh para santrinya itu, sang guru ngaji terampok perhatiannya pada satu essay santrinya (sebut saja Asmadi), yang ingkat isinya adalah sebagai berikut :
- Asmadi sebetulnya bercita2 sebagai kapten tim kesebelasan persib,
- Namun karena cita2 itu diprotes oleh orang tuanya dan kebanyakan teman2nya bercita2 sebagai dokter,
maka cita2 asmadi pun diralat dari semula pemain persib menjadi dokter, dengan harapan agar bisa menjadi tim pijat pemain persib..
- Asmadi pun cukup punya pertimbangan rasional, dengan resiko kuliah dokter itu butuh banyak uang dan asmadi merasa ortunya tidak cukup membiayai, maka asmadi berputar haluan untuk bercita2 sebagai wartawan, khususnya wartawan olahraga ..alasannya : agar bisa selalu meliput setiap pertandingna persib.
- Alternatif kedua asmadi bercita2 sebagai polisi, alasanya : mudah2an bisa menjadi tim keamanan pada setiap pertandingan persib..Atau bisa saja nanti dicalonkan jadi walikota Bandung, yang notabene adalah Ketua umum Persib..
Lalu alasanya asmadi belajar mengaji di pesantren?
Saya cukup punya perkiraan kuat, asmadi belajar di pesantren adalah untuk belajar bacaan2 doa, agar bisa mendoakan persib agar selalu menang di setiap pertandingan..
Atau ketika dia belajar matematik di sekolah, motivasinya adalah bagaimana cara buat hitungna agar gaji & insentif Pemain Persib bisa meningkat tanpa menggunakan APBD.. Belajar geografi bertujuan agar setiap tour away pertandingan persib asmadi tidak akan tersesat, belajar bahasa Inggris bertujuan agar bisa berkomunikasi dengan pemain asing persib..ikut pramuka di sekolah agar bisa tali temali untuk membuat gawang di stadion baru persib (yang sampe sekarang tidak jelas kelanjutannya)..dan begitulah seterusnya semua angan2 asmadi..
Persib menjadi bagian penting bagi hidupnya..di setiap deru nafasnya selalu tertoreh bahwa persib adalah jiwa dan nuraninya..
Saya doakan apapun cita2mu, itu semua dapat terkabul nak..!!
Amiiin...
Kalau saya boleh boleh seperti asmadi ni..saya akan bikin sedikit tulisan snd (siga nu di handap ieu ) :
Saya ingin menjadi presiden indonesia, jadi ketika saya sudah puas korupsi dan kolusi, lalu kemudian lengser, saya tidak perlu mengembalikan uang yang saya korupsi, lalu ketika pada masa tua saya sakit, saya dapat di jenguk oleh kroni2 lama yang dulu mendukung saya buat berkorupsi ria..
yang terpenting adalah saya bisa dijenguk oleh para pemain& sesepuh persib seperti :
Sobur - Anwar sanusi - Ajat Sudrajat - Yusuf Bahtiar - Robi Darwis - Roy Darwis, Adeng Hudaya - Jajang Nurjaman - Nyangnyang - Dede Rosadi - Sutiono - Asep Sumantri - Indra Tohir , jrrd (jeung rea rea deui)
dan saat itu saya menjadi bagian yang sangat penting bagi pemberitaan di media (bahkan lebih penting dari berita bagaimana nasib korban banjir di jateng-jatim yang sudah tidak diberitakan lagi & berita susahnya orang indonesia untuk mencari tempe!!!), menyedihkan bukan ??
Rizal Ginanjar
Thursday, August 30, 2007
PERSIB DEUI
Kunaon Persib sudah 10 tahun teu juara2 nepi ayeuna?
Meureun lamun nyebarkeun surpei ka sakaum warga Jawa Barat, jawabana pasti rupa-rupa jeung teu pararuguh. Tapi sigana mun diringkes- ringkes, didiskusikeun, di jieun seminar, di jieun pers release, kesimpulanna ngan hij, nyaeta :
Aya tim lain nu jadi juara…
Meureun lamun nyebarkeun surpei ka sakaum warga Jawa Barat, jawabana pasti rupa-rupa jeung teu pararuguh. Tapi sigana mun diringkes- ringkes, didiskusikeun, di jieun seminar, di jieun pers release, kesimpulanna ngan hij, nyaeta :
Aya tim lain nu jadi juara…
Monday, August 27, 2007
Sopir Metromini & Persib
Sebagai laki2 yang hampir setiap hari melihat kalakuan supir metromini di Jakarta, ada beberapa yang sepertinya perlu untuk didiskusikan, nyaeta :
1. Semua sopir metromini pada umumnya bercita-cita jadi guru, ini dapat dilihat setiap orang yang ada dipinggir jalan ditunjuknya walaupun teu kenal, siganamah manehnya ingin berkata "hus..tong baong!"
2. Hampir setiap sopir metromini memiliki keinginan untuk maju.. (nya heuheuh lah, mun berkeinginan untuk mundur mah meureun moal kabagean muatan
3. Hampir semua sopir metromini memiliki kapasitas volume oksigen yang berlebih.
Sok weh tingal, walaupun metromini geus miring, pinuh ku penumpang nu teu mangrupa pasesedekna, manehna tetep bisa ngaroko dan berteriak .. Hidup Persib.....
Tah dua kata terahir mah emang teu nyambung tapi layak diutarakan kusabab kaumna sopir metromini dielehkeun ku Persib 2-1 di kandangnya..
1. Semua sopir metromini pada umumnya bercita-cita jadi guru, ini dapat dilihat setiap orang yang ada dipinggir jalan ditunjuknya walaupun teu kenal, siganamah manehnya ingin berkata "hus..tong baong!"
2. Hampir setiap sopir metromini memiliki keinginan untuk maju.. (nya heuheuh lah, mun berkeinginan untuk mundur mah meureun moal kabagean muatan
3. Hampir semua sopir metromini memiliki kapasitas volume oksigen yang berlebih.
Sok weh tingal, walaupun metromini geus miring, pinuh ku penumpang nu teu mangrupa pasesedekna, manehna tetep bisa ngaroko dan berteriak .. Hidup Persib.....
Tah dua kata terahir mah emang teu nyambung tapi layak diutarakan kusabab kaumna sopir metromini dielehkeun ku Persib 2-1 di kandangnya..
Tuesday, August 21, 2007
Persib eleh deui
Lagi lagi tentang persib.
Ceuk beja ti koran, yen persib eleh deuih..
Sigana beja ieu beja up datingnya seperti perceraian Paramitha Rusadi Jeung Gunawan.
Ya sudahlah, mari kita hees ... si gua sudah lungse.
Ceuk beja ti koran, yen persib eleh deuih..
Sigana beja ieu beja up datingnya seperti perceraian Paramitha Rusadi Jeung Gunawan.
Ya sudahlah, mari kita hees ... si gua sudah lungse.
Subscribe to:
Posts (Atom)



